Belajar menjadi Cirebon Smart
City
Mamang M Haerudin
Agar menjadi cerdas, seseorang
wajib belajar. Kita sendiri yang butuh untuk belajar, bukan sekadar agar
menjadi cerdas, tetapi, lebih dari itu agar hidup kita bermanfaat bagi
kehidupan orang banyak. Saat kita butuh belajar, secara tidak langsung kita
sedang menjiwai sikap rendah hati. Dengan rendah hati, satu sama lain kita akan
saling butuh-membutuhkan. Sebab hidup cerdas membutuhkan ilmu berikut
strategi-strateginya.
Sebagaimana kita, untuk menuju
impian smart city, sebuah kota mesti banyak belajar, dari banyak orang
dan pengalaman. Sebuah kota yang dihuni oleh masyarakat yang tertanam jiwa
keterbukaan dan kerendah-hatian. Mereka sebagai penghuni kota yang dengan
senang hati menerima semua masukan, yang membangun atau tidak sekali pun. Meneladani
sebuah etos kerja yang dapat mengantarkan kotanya menjadi smart city
tanpa harus kehilangan sikap rendah hati.
Cirebon. Salah satu kota paling
potensial di Jawa Barat untuk kelak menjadi smart city. Di dalamnya
terdapat kekayaan sumber daya alam yang berlimpah, warisan budaya yang beragam
dan yang lebih utama adalah sejarah etos masyarakat terdahulu yang etos
kerjanya tinggi; erat dalam kebersamaan, ulet dalam proses dan kreatif dalam
inovasi.
Patut kiranya Cirebon untuk
belajar pada sejumlah kota, jangan jauh-jauh ke luar negeri, sebut saja
Bandung, Solo dan Surabaya. Ketiga kota itu terus bergerak dinamis menuju kota
dengan sejumlah torehan yang mengesankan. Berkat siapa lagi, kalau bukan
pemimpin kota dan masyarakatnya yang kreatif. Cirebon harus sesegera mungkin
berbenah dan bergerak meneladani, mengejar ketertinggalan.
Dari segi infrastuktur fisik,
meskipun belum canggih, di Cirebon tersedia berbagai alat transportasi beserta
tempat pemberhentiannya. Potensi transportasi melalui darat, laut dan udara ada
dan tersedia di Cirebon. Selain itu ketersediaan fasilitas publik seperti
tempat ibadah, tempat jual-beli, tempat wisata, tempat menginap dan lainnya
sudah tersedia, meskipun fungsi dan kegunaannya harus terus dioptimalkan.
Yang tak kalah penting juga
adalah sistem tata kelola kota. Bagaimana para pejabat di pemerintah daerah
dapat menerapkan manajemen kota berikut perangkat-perangkatnya yang
terintergasi dan terkoneksi. Penghargaan demi penghargaan yang telah diraih
oleh pemerintah kota Cirebon harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sebab,
kehidupan ini terus berkembang dan kompetitif.
Layanan kesehatan dan
pendidikan memegang peranan yang signifikan. Masyarakat Cirebon harus sehat,
akses untuk mendapatkan layanan kesehatan murah dan gratis mesti terjangkau. Cirebon
juga harus bebas buta aksara. Maka pemerataan pendidikan dan program wajib
belajar tidak boleh tidak wajib digalakkan. Anak-anak dan regenerasi mudanya
harus hidup sehat, terhindar dari pergaulan bebas; pengedaran narkoba, seks
bebas dan lainnya.
Dengan modal itu, selanjutnya
seluruh komponen masyarakat yang diwadahi oleh pemerintah kota dapat menjalin
hubungan yang harmonis; terintegrasi dan terkoneksi. Berikut peranan yang tak
kalah vital adalah sosok walikota. Walikota yang mau turun dan mendengar
kemauan dan keluhan masyarakatnya. Walikota yang berani melawan korupsi dan
berbagai ketidakadilan lainnya. Walikota yang punya daya intuisi yang tinggi,
gerak cepat dan tepat dalam mengambil kebijakan dan terbuka kepada semua pihak
atas banyak masukan. Untuk yang kesekian kalinya, kita patut bersyukur, di
sini, di kota ini, Cirebon, kita punya banyak keistimewaan. Potensi untuk
menuju smart city ada dan tersedia.
Kekayaan sumber daya alam,
warisan budaya (keraton, tarian, musik, souvenir, peniggalan sejarah, upacara
adat, sejumlah objek wisata, dll), produk kerajinan, ragam kuliner, dll, harus
kita integrasi dan koneksikan dengan kecanggihan internet. Tentu saja diimbangi
dengan kualitas SDM yang mumpuni dan kreatif. Salah satu upayanya adalah dengan
membuat brand, misalnya ‘Cirebon Jeh The Spirit of Indonesia’; ‘Cirebon
Sederhana’ atau lain sejenisnya. Kita kumpulkan para tokoh masyarakat, ilmuan,
penulis, budayawan, sastrawan dan kaum muda kreatif untuk bersama mewujudkan
Cirebon smart city. Cirebon yang bersih, unik dan menghargai perbedaan.

Atas paparan singkat dan
sederhana ini, kita tidak perlu bersusah payah untuk memulainya dari mana.
Beruntunglah kita punya komunitas kreatif bernama BLOGER CIREBON melalui
websitenya www.rebon.org dan
akun twitternya @REBON_org, adalah langkah konkrit menuju Cirebon smart city, sebuah
langkah kreatif kaum muda berbasis internet untuk mencerdaskan dan menduniakan
Cirebon. Ayo buka link-nya dan follow akun twitternya untuk bersama mempercepat
langkah menuju Cirebon smart city. Inilah komunitas yang pantas menjadi wadah
kreativitas yang merepresentasikan kaum muda Cirebon.
Zaman ini, zaman canggih, zaman
di mana kemudahan dapat diraih. Dunia ada dalam genggaman. Mari kita buktikan
kecanggihan dan kemudahan itu dalam genggaman tangan SMARTFREN 4G LTE yakni HP
ANDROMAX 4G LTE. Kalau tidak percaya, silakan googling agar kita semakin
yakin berkenaan dengan fasilitas dan fitur yang disediakan. Berbagai kemanjaan
media sosial seperti facebook, twitter, instagram, path dan lainnya, dapat kita
nikmati dengan mudah dan cepat.
Langkah terintegrasi dan
terkoneksi yang telah digagas oleh BLOGER CIREBON dan SMARTFREN 4G LTE ini
ternyata juga disempurnakan oleh ASTON HOTEL CIREBON sebagai ikon hotel
termegah dengan layanan dan fasilitas teristimewa dan terlengkap. ASTON HOTEL
CIREBON memang pantas menjadi ikon hotel Cirebon, di sana tersedia wahana
bermain anak-anak, berbagai fasilitas lain bertaraf internasional, dll, yang
hampir belum dimiliki oleh hotel-hotel lain.
Akhirnya, saya membaca ada info
lomba kompetisi blog dengan banyak hadiah, di antaranya HP
Andromax 4G LTE + 1 Modem MIFI 4G LTE, voucher menginap suite room dan voucher
breakfast di Aston Hotel Cirebon, domain (dotcom), hosting, t-shirt, powerbank,
flasdisk, dan piagam; persembahan dari BLOGER CIREBON, SMARTFREEN 4G LTE dan
ASTON HOTEL CIREBON. Ini kesempatan baik yang tak boleh dilewatkan. Kita harus
sama-sama saling melengkapi dan terus belajar. Mudah-mudahan bisa menjadi
pemenang pertama, alangkah bahagianya jika tulisan sederhana ini menjadi
inspirasi yang dapat memacu langkah kita dalam mewujudkan Cirebon smart
city. Kita yakin pasti bisa, jeh!
Aamiin.

0 komentar:
Post a Comment