Ngeluh Nggak Akan Bikin Masalah Jauh
Mamang Muhamad Haerudin
Kelemahan kita hari ini jangan sampai bikin kita minder merencanakan masa depan yang hebat.
Kita punya pilihan. Kita bisa memilih pasrah dan terus-terusan mengeluhkan kelemahan. Atau kita memilih mendayagunakan kelebihan yang kita miliki dengan belajar dan bekerja semaksimal mungkin untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kita bebas memilih dan tiap pilihan kita hari ini punya konsekuensi. Yang pasti, Tuhan memberi kesuksesan pada orang yang pantas menerimanya.
Dan kita pun bisa bertanya pada diri, "Dengan upaya dan kebiasaanku saat ini apakah aku pantas meraih masa depan yang baik?"
[Postingan ini copas dari Mas ARR]
Saya ingin menambahkan ah. Jadi memang gitu teman-teman, kalau kerjaan kita cuma ngeluh, apalagi ngeluhnya di up date di facebook, supaya dikomentarin banyak orang, hehe, bukannya masalahnya hilang, malah nambahin masalah yang baru.
Ya sekarang gini, ambil contoh pagi ini masalah numpuk, pikiran kita kalut nggak karuan, masa iya ngeluh, ya tambah ruet lah. Yang ada juga, istighfar, barang kali kita banyak ngelakuin kejelekan selama ini, sambil terus memotivasi diri, minta pendapat ortu, atau cara lainnya cari jalan keluar.
Ini mah boro-boro empati sama saudara-saudara yang kena musibah banjir, ngurusin sendiri aja nggak becus, hehe. Hidupnya tuh dihabisin buat nyenengin sendiri aja, eeeh tahunya nggak seneng-seneng, malah banyak masalah, malah sendirinya biang masalah, hehe.
Saya bilang, 'Kebahagiaan sejati itu saat kita bisa membuat orang lain tersenyum dan ia pun berbahagia. Sederhana kan?' Adaaa aja yang protes. 'Mana mungkin membahagiakan orang lain bisa bikin sendiri bahagia'. Hmm, ini nih jenis orang yang pelit. Maksud saya itu gini, kalau kita terus berusaha membahagiakan orang lain, maka kita akan dibahagiakan Allah, Allah juga akan menggerakkan orang-orang untuk bahagiakan kita. Masa masih nggak jelas sih?
Hei, coba renungin. Saat ini, HP keren punya, laptop/notebook punya, uang punya, kerja sudah, dan segalanya tercukupi. Badan sehat dan buger, otak cerdas dan seger. Apa lagi yang kurang? Harus gimana lagi Allah sayang sama kita?
Coba sekali-kali sedekah, main ke tempat anak yatim, orang jompo, dll jangan ngejentuuul aja, hehe. Mereka jauh lebih menderita dari kita. Woooiii, nyadar nggak? Apalagi sekarang, musim hujan, banyak saudara-saudara kita yang kena musibah banjir.
Sok aja, ngeluh nggak akan bikin masalah jauh.
0 komentar:
Post a Comment